Jumat, 28 Juli 2016 - 16:49:51 WIB
Membangun Pendidikan Karakter Di Sekolah Mulai Dari Diri Sendiri
Diposting oleh : Dra. Lia Evilia Soekardi, S.H., M.M.Pd.
Kategori: Artikel Pendidikan - Dibaca: 91 kali

MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH MULAI DARI DIRI SENDIRI

Lia Evilia Soekardi

 

Dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 dijelaskan bahwa pendidikan nasional berfungsi

  1. Mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
  2. Pendidikan Nasional adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, capak, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Dalam https:// abel.wordpress.com. pendidikan karakter menurut Takdiroutun Musfirof (UNY,2008 ) karakter mengacu kepada serangkaian sikap  ( attitudes ), perilaku ( behaviors ) motovasi ( motivations ) dan keterampilan ( ( skills ).

Mengacu pada fungsi Pendidikan Nasional, sebagai seorang pendidik memiliki peran yang sangat krusial. Sebagai seorang pendidik memiliki tugas tidak hanya menyampaikan materi belajaran atau bahan ajar akan tetapi juga membentuk karakter peserta didik.

Pembentukan karakter tidak bisa disampaikan secara teoritis akan tetapi sosok pendidik menjadi model bagi peserta didik perilaku seperti apa yang dicontohkan di kelas.

Menurut T. Ramli ( 2003 ) dalam https:// abel.wordpress.com. pendidikan karakter pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga Negara yang baik bagi suatu masyarakat atau Negara.

Peran pendidik tidak hanya menanam pengetahuan dan keterampilan ( kemampuan teknis / hardskill ) tapi juga pendidikan karakter  (kemampuan pengelolaan diri / softskill)

Keteladanan yang diwujudkan dalam aplikasi keseharian menjadi pendidik sebagai sosok atau model masa depan peserta didik. Bagaimana cara berpakaian, bagaimana cara berbicara, bagaimana cara bersikap, bagaimana bersosialisasi dengan lingkungan peserta didik, rekan pendidik atau dengan yang lainnya. Hal – hal sederhana yang dilakukan dalam keseharian dan terus menerus akhirnya peserta didik akan hapal kebiasaan dari pendidiknya.

Dalam www.dakwatuna.com diuraikan Seperti kata Ahmad Fu’adi “ Metode pendidikan boleh bagus, pelajaran boleh hebat, tapi di atas segalanya itu, ruh guru yang bersih dan berdedikasilah yang paling menentukan dalam menyemai generasi terbaik

Jadi tidak setiap orang mendapat kesempatan untuk menjadi pendidik, manfaatkan dengan baik kesempatan ini dengan baik, setiap saat kita selalu belajar tentang materi pelajaran atau bahan ajar yang akan kita sampaikan tetapi lebih jauh dari itu pendidik belajar untuk berkaca pada diri sendiri sudah benarkan apa yang kita lakukan hari ini sudahkan kita menjadi sosok “model percontohan” bagi peserta didik kita. Harapan besar berada di pundak pendidik sebagai ujung tombak dalam membentuk manusia yang berpendidikan tapi juga bermoral cantik. Semoga…   




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)